Bareskrim Polri Sita 6,4 Ton Beras Fortifikasi, 5 Merek Tak Sesuai Label

Tangguh Yudha
Zakky Mubarok
Bareskrim mengungkap lima merek beras fortifikasi yang tidak sesuai klaim label berdasarkan uji laboratorium dan menyita 6,4 ton barang bukti. (Foto: Zakky Mubarok)

Dia menjelaskan, PT DTA memproduksi beras fortifikasi menggunakan beras jadi sebagai bahan baku yang kemudian dicampur dengan kernel sebagai sumber vitamin. Tahapan produksinya meliputi penggilingan, pembersihan, pengayakan, pemisahan batu, pencampuran, penimbangan, hingga penyegelan kemasan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, perusahaan tersebut diketahui memproduksi sekitar 2,5 juta kilogram atau 2.500 ton beras fortifikasi selama April hingga Agustus 2026.

Dengan asumsi harga jual berkisar Rp18.100 hingga Rp27.998 per kilogram, nilai ekonomis produksi beras tersebut diperkirakan mencapai Rp69,99 miliar. Angka ini merupakan estimasi berdasarkan volume produksi dan harga jual, bukan nilai kerugian konsumen yang telah dihitung.

Atas dugaan pelanggaran tersebut, penyidik menerapkan sangkaan tindak pidana perlindungan konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf a, d, e, dan f Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Pasal tersebut memuat ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan/atau denda paling banyak Rp2 miliar.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 bulan lalu

25 Merek Beras Fortifikasi Abal-Abal bakal Ditarik, Mentan: Cabut Izinnya dan Proses Hukum

1 bulan lalu

90 Persen Beras Fortifikasi Dijual Tak Sesuai Syarat, Kerugian Konsumen Ditaksir Rp89 Triliun

1 bulan lalu

Amran Bongkar 25 Beras Fortifikasi Oplosan, DIjual hingga Rp57.000 per Kg!

2 bulan lalu

90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Terindikasi Melanggar, Kepala Bapanas: Sangat Merugikan Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal