Bareskrim Polri Sita 6,4 Ton Beras Fortifikasi, 5 Merek Tak Sesuai Label

Tangguh Yudha
Zakky Mubarok
Bareskrim mengungkap lima merek beras fortifikasi yang tidak sesuai klaim label berdasarkan uji laboratorium dan menyita 6,4 ton barang bukti. (Foto: Zakky Mubarok)

Dalam proses penyelidikan, penyidik telah memeriksa 12 saksi, termasuk pihak Bapanas selaku pelapor, Direktur PT DTA, dan Kepala Produksi PT DTA. Penyidik juga meminta keterangan ahli laboratorium dari PT Saraswanti Indo Genetech (SIG) serta ahli perlindungan konsumen.

Selain memeriksa saksi, penyidik menyita 1.194 kemasan beras fortifikasi dengan berat keseluruhan 6.405 kilogram atau sekitar 6,4 ton. Nilai barang bukti beras tersebut diperkirakan mencapai Rp155,26 juta.

Polisi turut menyita satu lini rangkaian mesin penggilingan beras atau rice milling unit yang ditaksir bernilai Rp1 miliar. Lokasi produksi beras fortifikasi tersebut berada di kawasan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, keterangan ahli, dan pengujian laboratorium, penyidik menyatakan telah menemukan sedikitnya dua alat bukti. Perkara tersebut kemudian dinaikkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi, keterangan ahli, dan hasil lab, telah ditemukan minimal dua alat bukti, dan penyidik telah menaikkan status perkara ini dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan melalui proses gelar perkara tentunya," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 bulan lalu

25 Merek Beras Fortifikasi Abal-Abal bakal Ditarik, Mentan: Cabut Izinnya dan Proses Hukum

1 bulan lalu

90 Persen Beras Fortifikasi Dijual Tak Sesuai Syarat, Kerugian Konsumen Ditaksir Rp89 Triliun

1 bulan lalu

Amran Bongkar 25 Beras Fortifikasi Oplosan, DIjual hingga Rp57.000 per Kg!

2 bulan lalu

90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Terindikasi Melanggar, Kepala Bapanas: Sangat Merugikan Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal