Bawaslu Imbau Parpol Tak Gunakan Politik Identitas untuk Gerakkan Massa di Pemilu 2024

Felldy Aslya Utama
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berharap politik identitas tak lagi digunakan pada masa kampanye Pemilu 2024. (Foto : ANTARA)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lolly Suhenty menyebut politik identitas merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk menggerakkan massa pada masa kampanye Pemilu 2024. Namun dia berharap cara itu tak digunakan lagi karena berpotensi menimbulkan perpecahan.

"Isu politik identitas memang cara paling mudah untuk gerakan massa," kata Lolly dikutip dari laman Bawaslu, Rabu (3/8/2022).

Kendati menjadi cara yang paling mudah, Lolly berharap peserta Pemilu khususnya partai politik tidak menggunakan isu politik identitas. Terutama saat melakukan kampanye Pemilu 2024 yang akan dimulai tahun depan.

Menurutnya, isu identitas sangat berimbas buruk terhadap harmonisasi kehidupan sosial masyarakat. Bahkan, akibat isu ini tak jarang terjadi perpecahan hingga gesekan antar pendukung parpol dan peserta pemilu.

"Semoga ke depannya tidak terulang kembali. Parpol bisa lebih kedepankan isu-isu menarik lainnya," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Disindir Munafik, Doli Kurnia Sentil Balik Hasyim Asy'ari: Dia Lupa 2 Kali Dipecat dari Ketua KPU

4 hari lalu

Lagi! Komisioner KPU Dilaporkan ke DKPP gegara Loloskan Gibran Jadi Cawapres 2024

4 hari lalu

DKPP Proses Laporan terhadap Komisioner KPU-Bawaslu soal Pencalonan Gibran

7 hari lalu

Loloskan Gibran Jadi Cawapres 2024, Komisioner KPU-Bawaslu Dilaporkan ke DKPP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal