BEI Pangkas ARB Saham Jadi 7 Persen hingga Akhir Tahun, Ini Alasannya

Iqbal Dwi Purnama
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik. (Foto: Iqbal Dwi Purnama)

"Kami memahami bahwa kebijakan ini bukan sesuatu yang umum dilakukan. Namun, tujuannya adalah agar investor tidak mengambil keputusan dalam kondisi ketidakpastian yang sangat tinggi, kebingungan, apalagi ketakutan," katanya.

Dia mengakui bahwa kebijakan yang diambil tersebut terbukti efektif untuk menekan aksi jual lanjutan oleh para investor. Terlihat dari penutupan perdagangan sesi I yang terkoreksi 5,05 persen ke level 4.923. 

Jeffrey mengatakan kebijakan ARB 7 persen ini  akan kembali di evaluasi dengan melihat dinamika yang terjadi di pasar selanjutnya. BEI mendorong investor untuk mencermati fundamental perusahaan, ketimbang isu atau sentimen yang berkembang dalam merumuskan keputusan investasinya. 

"Tadi terpantau indeks kita turun sekitar 5 persen. Artinya, penurunan tersebut tidak menyentuh batas 7 persen. Dengan demikian, investor diharapkan dapat lebih cermat mencermati perkembangan informasi. Akan lebih baik jika investor kembali melihat fundamental, sembari menilai seluruh kondisi dan situasi yang ada," ucapnya.

Sejalan dengan hal tersebut, BEI juga telah menjadwalkan pertemuan dengan MSCI pada hari ini untuk meminta klarifikasi terkait pengumuman potensi penurunan klasifikasi dari emerging market menjadi standalone market.

"Kami ingin menanyakan klarifikasi terkait latar belakangnya. Karena ini merupakan sesuatu yang tidak terduga, pasar akan bereaksi dalam kondisi panik, bingung, dan penuh ketidakpastian," tuturnya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
20 jam lalu

BEI Bertemu MSCI Hari Ini, Pertanyakan Penurunan Kasta Pasar Saham RI

24 jam lalu

IHSG Awal Pekan Dibuka Merosot 4,31 Persen ke 4.961, Seluruh Sektor di Zona Merah

3 hari lalu

IHSG Ambruk 14,91% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp1.544 Triliun

4 hari lalu

812 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 11,57 Persen ke 5.185

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal