BEI Ungkap Sejumlah Calon Emiten Tunda Gelar IPO, Ini Alasannya

Rohman Wibowo
BEI mengungkap sejumlah calon emiten memutuskan untuk menunda rencana IPO yang dipicu dinamika dan volatilitas pasar modal terkini. (Foto: SINDO)

Merespons dinamika tersebut, otoritas bursa memastikan arah kebijakan saat ini tidak semata-mata mengejar target kuantitas pencatatan saham baru di lantai bursa.

Dia menegaskan, BEI kini memperketat proses penelaahan terhadap profil fundamental para calon emiten demi menjaga kredibilitas instrumen investasi yang ditawarkan kepada publik.

"Kami di Bursa Efek Indonesia berkomitmen untuk lebih mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas. Oleh karena itu, guna memberikan pilihan investasi yang baik kepada investor, kami akan melakukan seleksi yang lebih ketat terhadap calon perusahaan tercatat," kata dia.

Melalui pengetatan proses penyaringan tersebut, BEI berharap emiten yang melantai di bursa ke depan memiliki rekam jejak keuangan yang sehat, model bisnis yang berdaya tahan, serta komitmen keterbukaan informasi yang kuat guna melindungi kepentingan investor ritel maupun institusi.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sempat membeberkan soal nilai penghimpunan dana di pasar modal per 5 Mei 2026 sudah mencapai Rp59,35 triliun. Besaran himpunan dana modal yang masuk ke emiten ini dinilai cerminan bahwa pasar domestik tetap kuat.

Bicara soal investor, jumlah investor pasar modal per kuartal I 2026 tercatat penambahan menjadi 24,7 juta single investor identification (SID) dan menurut data terbaru sudah tembus 26 juta.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
17 jam lalu

Uji Coba Harga Minimum Saham Rp1, BEI Ungkap Hasilnya

2 hari lalu

BEI dan MNC Sekuritas Pecahkan Rekor MURI Peresmian Galeri Investasi Terbanyak secara Serentak

17 hari lalu

RUPSLB BEI Angkat Alex Widi Kristiono Jadi Komisaris, Gantikan Oki Ramadhana

24 hari lalu

Baru 7 Emiten Melantai di Bursa hingga Juli 2026, OJK Persilakan BEI Revisi Target IPO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal