Dubes Inggris berterima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Indonesia dengan Inggris, seperti perjanjian Mutual Legal Assistance (MLA) dan ekstradisi. Dia berharap ke depan Inggris dan Indonesia dapat bekerja sama dalam bidang pemasyarakatan dan Transfer Sentence Person (TSP).
"Mungkin tidak dalam waktu dekat, tetapi kami harap di masa yang akan datang kita dapat mewujudkannya (TSP)," kata Owen.
Owen memuji langkah-langkah yang telah diambil pemerintah dalam bidang penanganan pandemi Covid-19 dan keimigrasian. Dia juga berterima kasih akan kebijakan Visa on Arrival (Voa) yang dimulai pada 7 Maret 2022 lalu.
"Inggris sendiri akan mencabut kebijakan karantina, tes Covid, ataupun isian formulir bagi lintas perbatasan mulai Jumat 18 Maret 2022," kata Owen.
Menanggapi pemindahan ibu kota, Owen memahami bahwa pemindahan ibu kota membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
"Seperti kami yang membutuhkan waktu seribu tahun sejak 1066 Masehi untuk memindahkan ibu kota. Saya tak tahu apakah ini contoh yang baik bagi Indonesia,” ujarnya sambil tertawa.
Di akhir pertemuan, Yasonna berterima kasih atas kerja sama yang telah terjalin antara Pemerintah Inggris dan Indonesia, terutama dalam hal beasiswa dan program-program pendidikan. Dia berharap Pemerintah Inggris dapat membantu, khususnya pegawai Kemenkumham, untuk memperoleh kesempatan pendidikan lebih luas di Inggris.