Selain Way Kambas, kerja sama konservasi juga dilakukan di kawasan Peusangan, Aceh. Dia menjelaskan, kawasan tersebut merupakan tanah milik Presiden Prabowo yang telah diserahkan kepada negara untuk kepentingan pelestarian lingkungan.
Teddy menuturkan, total luas lahan tersebut mencapai sekitar 90.000 hektare yang tersebar di beberapa lokasi. Meski demikian, tidak seluruh lahan tersebut akan digunakan khusus untuk konservasi gajah.
“Tapi tidak seluruhnya untuk konservasi gajah, nanti akan disesuaikan oleh WWF (World Wide Fund for Nature), mana yang untuk gajah, mana yang untuk ekosistem lainnya,” katanya.
Pertemuan Presiden Prabowo dengan Raja Charles III menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pelestarian lingkungan hidup, sekaligus menunjukkan diplomasi hijau sebagai salah satu prioritas dalam hubungan bilateral Indonesia–Inggris.