JAKARTA, iNews.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menggandeng Tim Pembina Posyandu Pusat untuk memperkuat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari proses memasak di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.
Kepala BGNSudaryono mengatakan, kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dapat terlibat langsung dalam memantau proses penyediaan makanan di SPPG, termasuk memastikan proses memasak berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan distribusi dilakukan tepat waktu.
“Kami juga membuka ruang bagi kader Posyandu untuk berkolaborasi dengan dapur-dapur SPPG. Mereka bisa melihat, memeriksa, dan memastikan apakah proses memasaknya sudah benar, SOP-nya dijalankan, serta bagaimana distribusinya. Kami ingin kader Posyandu menjadi mata dan telinga BGN di lapangan,” kata Sudaryono di Bali, Kamis (22/10/2026).
Menurut Sudaryono, keterlibatan kader Posyandu penting karena mereka tersebar hingga tingkat desa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Keberadaan kader diharapkan membantu BGN memperoleh informasi mengenai pelaksanaan MBG di lapangan sehingga perbaikan dapat dilakukan secara lebih responsif.
“Dengan adanya nota kesepahaman ini, kerja sama kita bukan hanya dalam distribusi MBG, tetapi juga mencakup edukasi gizi, pendataan, dan memastikan penerima manfaatnya tepat sasaran,” ujar Sudaryono.