BI Sebut Rupiah Masih Terkendali meski Dolar AS Menguat, Ini Faktornya

Tangguh Yudha
Ilustrasi rupiah dan dolar AS. (Foto: iNews.id)

Untuk menghadapi kondisi tersebut, BI memastikan akan terus melakukan langkah stabilisasi nilai tukar rupiah agar tetap sesuai dengan fundamental perekonomian Indonesia.

"Bank Indonesia berkomitmen untuk terus hadir di pasar guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai fundamentalnya dan memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik," sebut Erwin.

Dia menjelaskan, upaya stabilisasi dilakukan melalui intervensi di pasar keuangan, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah tersebut mencakup transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri (offshore), serta transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik.

Selain itu, BI juga melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasar keuangan.

"Bank Indonesia juga menjaga kecukupan likuiditas dan mengelola struktur suku bunga di pasar uang, serta terus berkoordinasi dan berkomunikasi secara intensif dengan korporasi, pelaku pasar, dan pihak terkait lainnya," pungkas Erwin.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
1 hari lalu

Rupiah Nyaris Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, BI Gencar Intervensi Jaga Stabilitas

2 hari lalu

Kelakar SBY: Kalau Pak Prabowo Batuk Hati-Hati, Nilai Tukar Rupiah dan Saham Bisa Jatuh

3 hari lalu

Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini, Dolar AS Bisa Tembus Rp17.960

4 hari lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.913 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal