Biografi Ahmad Tohari, Sastrawan yang Karyanya Mengalir dari Desa hingga Kancah Internasional

Luthfi Fahmi Amali Umar
Ahmad Tohari, sastrawan dan budayawan Indonesia. (Foto: YouTube/Kanca Budaya)

Pendidikan yang Tidak Terbatas, Karya yang Meluas

Tohari menempuh pendidikan di berbagai bidang, termasuk Fakultas Ilmu Kedokteran Ibnu Khaldun, Jakarta (1967-1970), Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto (1974-1975) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman (1975-1976).

Meskipun dia menjelajahi bidang-bidang ini, Tohari tidak menemukan ketertarikan yang cukup untuk mengejarnya dengan tekun.

Penghargaan dan Pengakuan Internasional

Karya-karya Tohari tidak hanya mencuri perhatian di dalam negeri, tetapi juga di tingkat internasional. Triloginya yang fenomenal telah diadaptasi ke dalam film layar lebar berjudul Sang Penari.

Karya-karya lainnya, seperti Kubah, Bekisar Merah dan Orang-Orang Proyek membawa pulang sejumlah penghargaan. Novel Kubah yang menggambarkan konflik nasional Indonesia pada peristiwa G30S, menjadi sorotan karena persepsi yang berbeda di kalangan pembaca.

Kontroversi dan Perjuangan

Perjalanan kepengarangan Tohari penuh liku-liku. Novel Ronggeng Dukuh Paruk yang terbit tahun 1982, mengisahkan pergolakan di dusun kecil selama masa pergolakan komunis dan dianggap kontroversial oleh Orde Baru. Pemerintah memandangnya sebagai karya yang terlalu kiri. Bahkan Tohari diinterogasi selama berminggu-minggu.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Gempa M7,6 Guncang Kolombia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

2 hari lalu

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bisa Terlihat di Indonesia? Ini Kata BMKG

8 hari lalu

Momen Akrab Prabowo Antar Langsung Kepulangan PM Thailand Anutin di Lanud Halim Perdanakusuma

9 hari lalu

Prabowo Sebut Kunjungan PM Thailand Anutin Charnvirakul ke RI Bersejarah, Pertama dalam 15 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal