Biografi Marie Thomas, Dokter Perempuan Pertama di Indonesia yang Berprestasi

Puti Aini Yasmin
Marie Thomas di Sekolah STOVIA (Dok. keluarga Anna Warouw)

Sayang, pemerintah masih mempersulit kaum wanita yang ingin mendaftar menjadi dokter dengan mengharuskan membayar biaya pendaftaran, serta menanggung biaya hidup sendiri. Padahal, pelajar laki-laki dibiayai penuh oleh pemerintah.

Melansir laman resmi Muskitnas Kemdikbud, akhirnya beberapa perempuan Belanda di Batavia mendirikan sebuah yayasan untuk memberi bantuan pendidikan bagi perempuan pribumi yang ingin menjadi dokter bernama Studiefonds voor Opleiding van Vrouwelijke Inlandsche Artsen (SOVIA).

Marie Thomas pun berhasil mendapatkan beasiswa tersebut untuk melanjutkan pendidikannya di STOVIA pada 22 September 1912. Kala itu, ia bahkan menjadi satu-satunya wanita di antara pelajar 180 pelajar laki-laki.

Melihat hal itu, para warga sekitar mengizinkan Marie Thomas untuk tinggal di rumahnya padahal setiap pelajar diharuskan tinggal di asrama. Walaupun begitu, Marie tetap disiplin dan bertanggung jawab dengan peraturan di asrama STOVIA.

Pada 26 April 1922, Marie Thomas dinyatakan lulus dengan nilai yang memuaskan. Namanya pun menjadi perhatian karena berhasil menjadi dokter perempuan pertama di Tanah Air.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
8 hari lalu

Sah! Syarat Kecukupan SKP Dokter Resmi Turun, dari 250 Jadi 160 per 5 Tahun

11 hari lalu

Terungkap! Ternyata Ini yang Terjadi pada Tubuh Ketika Kamu Tidur

14 hari lalu

Mengenang Siti Hasmah, Sang Dokter yang Mengabdikan Hidupnya untuk Kesehatan Ibu dan Anak

14 hari lalu

Inspiratif! Anak Pedagang Jamu Lulus dengan IPK 3,99 dan Jadi Lulusan Terbaik IPB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal