Biografi Mustofa Bisri, Ulama Besar sekaligus Sastrawan dengan Segudang Karya

Chocholie Cheline Gioh
Biografi Mustofa Bisri, ulama besar sekaligus sastrawan, patut diketahui (Foto: Sindonews)

Beberapa karya Mustofa Bisri: 

Karya Sastra:

1. Ohoi, Kumpulan Puisi Balsem (Pustaka Firdaus, Jakarta, 1991,1994).
2. Tadarus, Antalogi Puisi (Prima Pustaka Yogya, 1993).
3. Pahlawan dan Tikus: Kumpulan puisi (Pustaka Firdaus, Jakarta 1996).
4. Wekwekwek: Sajak-sajak Bumi Langit (1996)
5. Gandrung: Sajak-sajak Cinta (Mata Air Publishing, 2000)
6. Negeri Daging (Bentang Pustaka, 2002)
7. Rubaiyat Angin dan Rumput (PT Matra Multi Media, 2008)
8. Lukisan Kaligrafi: Kumpulan cerpen (Kompas, 2006)
9. Aku Manusia: Kumpulan puisi (MataAir Publishing, 2016)
10. Konvensi: Kumpulan cerpen (Diva Press, 2018)

Karya Non-sastra

1. Dasar-dasar Islam (terjemahan, Penerbit Abdillah Putra Kendal, 1401 H).

2. Ensklopedi Ijma' (terjemahan bersama KH M A Sahal Mahfudh, Pustaka Firdaus, Jakarta, 1987).

3. Nyamuk-Nyamuk Perkasa dan Awas, Manusia (gubahan cerita anak-anak, Gaya Favorit Press Jakarta, 1979).

4. Kimiya-us Sa'aadah (terjemahan bahasa Jawa, Assegaf Surabaya).

5. Syair Asmaul Husna (bahasa Jawa, Penerbit Al Huda, Temanggung).

6. Mutiara-mutiara Benjol (Lembaga Studi Filsafat Islam Yogya, 1994).

7. Mahakiai Hasyim Asy'ari (terjemahan, Kurnia Kalam Semesta Yogya, 1996).

8. Metode Tasawuf Al-Ghazali (tejemahan dan komentar, Pelita Dunia Surabaya, 1996).

9. Saleh Ritual Saleh Sosial (Mizan, Bandung, Cetakan II, September 1995).

10. Pesan Islam Sehari-hari (Risalah Gusti, Surabaya, 1997).

11. Al-Muna (Syair Asmaul Husna, Bahasa Jawa, Yayasan Pendidikan Al-Ibriz, Rembang, 1997).

12. Fikih Keseharian (Yayasan Pendidikan Al-Ibriz, Rembang, bersama Penerbit Al-Miftah, Surabaya, Juli 1997).

13. Kado Pengantin (kumpulan nasihat untuk pengantin yang ditulis tokoh kiai dan cendekiawan, 1997).

14. Bingkisan Pengantin (antologi puisi tokoh penyair, 2002).

15. Cerita-Cerita Pengantin (kumpulan cerpen yang ditulis para tokoh cerpenis, 2004)

Pada 2014, KH Ahmad Mustofa Bisri dipercaya menjabat Rais 'Aam atau Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kemudian pada 13 Agustus 2015, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma kepada Mustofa Bisri atas pengabdiannya.

Demikian biografi Mustofa Bisri, karya-karyanya menunjukkan dedikasi, tak hanya bagi Islam tapi juga perkembangan sastra.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Seleb
5 jam lalu

Profil Sitok Srengenge, Sastrawan yang Namanya Kembali Viral di Medsos

Seleb
6 jam lalu

Terseret Polemik Sitok Srengenge, Sal Priadi Kini Lebih Bijak Terima Ajakan Foto Bareng

Seleb
6 jam lalu

Tegas! Sal Priadi Bantah Bela Sitok Srengenge usai Foto Barengnya Viral

Nasional
2 hari lalu

Kaleidoskop 2025: Sinergi NU-Pemerintah, dari Konsolidasi Asta Cita hingga Kerja Nyata di Akar Rumput

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal