JAKARTA, iNews.id - Program Keluarga Berencana (KB) memiliki peran besar dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk Indonesia. Tanpa program yang telah berjalan sejak 1970-an tersebut, jumlah penduduk Indonesia saat ini diproyeksikan bisa menembus lebih dari 500 juta jiwa.
Deputi Bidang Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Kemendukbangga/BKKBN, Wahidin, mengatakan proyeksi tersebut terlihat dari perbandingan jumlah penduduk Indonesia saat ini dengan perkiraan tambahan populasi apabila program KB tidak dijalankan.
Menurut dia, jumlah penduduk Indonesia saat ini berada di kisaran 286 juta jiwa. Sementara berdasarkan hitungan proyeksi, ketiadaan program KB sejak 1970 dapat membuat jumlah penduduk bertambah sekitar 372 juta jiwa.
"Kalau diandaikan mulai tahun 70 sampai sekarang enggak ada program KB, menurut hitungan ini penduduk kita berarti saat ini 286 tambah tambah 372. Jadi sudah lebih 500 juta," ujar Wahidin dalam Advokasi Strategis PJPK dan Optimalisasi Bonus Demografi Kemendukbangga/BKKBN, Rabu (23/9/2026).
Wahidin mengatakan besarnya jumlah penduduk tentu akan membawa tantangan tersendiri bagi Indonesia. Bahkan dengan jumlah penduduk sekitar 286 juta jiwa saat ini, berbagai persoalan seperti kepadatan wilayah dan persaingan mendapatkan pekerjaan sudah menjadi tantangan.