Investasi kontrasepsi, lanjut dia, berkaitan dengan biaya yang dapat dicegah ketika kehamilan yang tidak direncanakan berhasil dikurangi.
Perhitungan tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari biaya pengasuhan anak hingga usia tertentu sampai biaya pelayanan kesehatan yang dapat ditekan apabila kasus kematian dan kesakitan ibu maupun anak dapat dicegah.
Wahidin juga menjelaskan bahwa keberhasilan program KB memiliki kaitan dengan upaya menekan berbagai persoalan kesehatan. Tanpa pengendalian kelahiran yang baik, jumlah kelahiran diproyeksikan menjadi lebih tinggi sehingga berpotensi memberikan tekanan terhadap berbagai indikator kesehatan.
Program KB pun disebut berkaitan dengan upaya menurunkan angka kematian ibu, kematian bayi dan stunting.
"Intinya bahwa program KB menjadi prasyarat kalau misalnya kita ingin menurunkan angka kematian ibu, kita ingin menurunkan angka kematian bayi, kita ingin menurunkan stunting, berarti program KB dulu harus berhasil," jelasnya.