Blak-blakan! Mahfud MD Ungkap Alasan Polri Dilepaskan dari Kementerian Hankam

Tim iNews.id
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan sejarah pemisahan Polri dari Kementerian Pertahanan dan Keamanan (Hankam) pada 2000 lalu. Dia mengatakan setelah pemisahan tersebut, Polri berada dalam lingkup eksekutif di bawah presiden.

Selain Polri, kata dia, Kementerian Hankam juga membawahi TNI. Menurut dia, kinerja Polri saat itu dianggap banyak pihak sangat buruk karena hilangnya kemandirian penegakan hukum.

"Nah pada waktu itu, Polri itu kinerjanya sangat buruk. Kenapa? Karena selalu dikooptasi oleh TNI," ujar Mahfud saat menjadi pembicara kunci dalam Final Debat Hukum Tingkat Nasional INTEGRITY Scholarship V dan ICD 16 bertajuk Reformasi Polri dan Masa Depan Demokrasi Indonesia, dikutip dari channel YouTube Integrity Law Firm, Kamis (5/2/2026).

Menurut Mahfud, Polri saat itu dinilai sebagai institusi yang tidak berdaya. 

"Kerjaan polisi itu diambil oleh TNI. Sehingga pada waktu itu Polri dianggap bagian dari ABRI dan selalu diganggu, enggak berdaya. Kalau ada apa-apa, enggak pakai hukum, diputus oleh TNI. Eggak ada hukum, ya kriminal-kriminal umum saja. Yang hal penting sebenarnya perlu penegakan hukum serius, tek, diambil, gitu saja," ujarnya.

Lantaran hal tersebut, dia mengatakan lahirlah TAP MPR Nomor VI dan VII Tahun 2000. Beleid itu kemudian memisahkan TNI dan Polri secara struktural. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Buletin
22 jam lalu

Kapolri Kenang Wasiat Terakhir Istri Jenderal Hoegeng: Titip Polri! Jaga Integritas

Nasional
1 hari lalu

Istri Jenderal Hoegeng Eyang Meri Dimakamkan secara Kedinasan Upacara Kebesaran Polri

Photo
2 hari lalu

Perlindungan Sosial bagi Prajurit TNI, Polri, dan ASN Pertahanan Diperkuat

Nasional
2 hari lalu

Kedudukan Polri di Bawah Presiden Dinilai Tepat, Cegah Pelemahan Institusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal