Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Bahaya Gas Beracun

Binti Mufarida
Fenomena blue fire muncul di Gunung Papandayan. (Foto: ist)

“Berdasarkan hasil pengukuran dan pengamatan menunjukkan bahwa aktivitas termal di lokasi manifestasi cenderung mengalami penurunan. Meskipun aktivitas termal menurun, kondisi gas di sekitar lokasi masih menunjukkan pelepasan gas vulkanik yang signifikan,” tutur Lana.

“Bau sulfur yang menyengat masih tercium pada arah angin dari lokasi manifestasi, sehingga keberadaan gas di sekitar lokasi masih berpotensi berdampak pada kesehatan apabila terpapar secara langsung, khususnya pada area arah angin,” ujarnya.

Menurutnya, kemunculan blue fire di Papandayan merupakan fenomena yang sangat jarang. Selama ini, fenomena tersebut lebih dikenal muncul di Gunung Ijen, Jawa Timur.

Kemunculan blue fire di Kawah Manuk menjadi perhatian karena lokasinya berdekatan dengan jalur pendakian utama dan area perkemahan yang menjadi salah satu tujuan wisata di kompleks Gunung Papandayan.

“Potensi bahaya yang dapat terjadi dengan kemunculan sinar api/blue-fire ini adalah semburan dan paparan gas vulkanik beracun/di atas ambang batas,” kata Lana.

Gunung Papandayan saat ini masih berstatus Level I atau Normal. Masyarakat sekitar, wisatawan, pendaki, dan pengunjung diminta tidak beraktivitas ataupun menginap di kawasan bukaan kawah aktif dalam kompleks Papandayan, yakni Kawah Baru, Kawah Emas, Kawah Nangklak, serta Kawah Manuk/Balagadama dalam radius 500 meter.

Pengunjung juga diminta mewaspadai gas beracun yang konsentrasinya dapat meningkat secara tiba-tiba, potensi letusan mendadak, serta longsor di dinding kawah kompleks Gunung Papandayan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
7 jam lalu

Heboh Fenomena Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Ini Penjelasan Ahli

17 jam lalu

Luas Gunung Anak Krakatau Bertambah 32,8 Hektare usai Erupsi, Muncul 2 Pulau Baru

3 hari lalu

Heboh Muncul Dataran Baru Disebut Cucu Anak Krakatau, Badan Geologi Buka Suara

12 hari lalu

Status Gunung Lewotobi Laki-Laki Turun Jadi Waspada, Erupsi Terakhir 31 Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal