BMKG: 39 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau

Binti Mufarida
BMKG melaporkan sekitar 39 persen zona musim di Indonesia telah masuk periode musim kemarau. (Foto: CahyaSumirat/Ilustrasi)

“Intensitas hujan yang tinggi tersebut mengakibatkan terjadinya sejumlah bencana hidrometeorologis, termasuk banjir, tanah longsor, pohon tumbang, genangan air, serta kerusakan terhadap infrastruktur di beberapa wilayah terdampak,” tulis BMKG.

BMKG mengungkapkan dinamika atmosfer yang dinamis ini menunjukkan bahwa risiko terjadinya cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia masih signifikan. BMKG mengingatkan masyarakat serta instansi terkait untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan.

“Peringatan ini penting untuk diperhatikan, terutama di wilayah-wilayah yang masih memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologis, meskipun secara klimatologis sebagian wilayah telah memasuki awal musim kemarau,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah 15-21 Juli

6 jam lalu

Gempa Terkini M5,3 Guncang Pulau Puah Sulteng, Kedalaman 10 Km

12 jam lalu

Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Manggarai NTT Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami

4 hari lalu

118 Gempa Guncang Bandung dalam Sebulan, BMKG Ungkap Fakta Mengejutkan soal Sumbernya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal