BMKG Dorong Pemkab Cianjur Relokasi 9 Desa, Ini Alasannya

Dimas Choirul
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (Foto: Ist)

Dwikorita menyampaikan, penemuan atau penetapan zona patahan baru ini sangat vital dalam mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi berbagai bangunan yang terdampak gempa, November lalu. 

Dwikorita mengatakan area tersebut bukan berarti tidak bisa dimanfaatkan. Menurutnya, area yang berada di jalur Sesar Cugenang tetap bisa dimanfaatkan untuk keperluan pertanian, kawasan konservasi, lahan resapan, maupun dikembangkan menjadi destinasi wisata dengan konsep ruang terbuka tanpa bangunan permanen. 

“Poin utamanya, area lintasan Sesar Cugenang terlarang untuk bangunan tempat tinggal maupun bangunan permanen lainnya,” katanya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Megapolitan
19 jam lalu

BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Wilayah Jabodetabek hingga 7 Mei

Nasional
2 hari lalu

Gempa Terkini M4,6 Guncang Pangandaran Jabar, Kedalaman 12 Km

Nasional
2 hari lalu

Hujan Sangat Deras Diprediksi Guyur Jabar hingga 4 Mei, BNPB: Waspada Banjir!

Nasional
2 hari lalu

Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Nasional
2 hari lalu

Waspada Hujan Lebat dan Petir Sepekan ke Depan, Ini Daftar Wilayah Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal