BMKG Gencarkan Modifikasi Cuaca di Sumsel, Cegah Kebakaran Hutan

Binti Mufarida
Ilustrasi modifikasi cuaca. (Foto: Istimewa)

“BMKG akan terus memonitor, memprediksi, mendiseminasikan data, dan berkolaborasi dalam pelaksanaan OMC. Saat ini sinergi antarlembaga berjalan sangat baik dalam upaya penanganan karhutla,” jelas Faisal.

Sementara itu, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto menjelaskan pihaknya memusatkan kegiatan modifikasi cuaca di Posko Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang mulai 5 hingga 14 Mei 2026. Hingga saat ini, tim gabungan telah menuntaskan 5 sorti penerbangan penyemaian awan dengan total waktu terbang selama 9 jam 45 menit.

Dalam operasi tersebut, tim menghabiskan total 5.000 kilogram bahan semai Natrium Klorida (NaCl). Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menanggung seluruh biaya operasi ini. 

Pelaksanaan OMC ini menunjukkan kerja sama solid antara BNPB, BMKG, dan Pangkalan TNI AU (Lanud) Sri Mulyono Herlambang, dengan dukungan PT Makson Sukses Pratama sebagai operator.

“Dalam eksekusi OMC di lapangan, kolaborasi antarlini berbasis data sangat dikedepankan agar penyemaian awan tepat sasaran, terutama untuk menjaga kondisi lahan gambut,” ujar Seto.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Regional
13 hari lalu

BMKG: Gempa Magnitudo 6,0 di Wanokaka NTT Tidak Berpotensi Tsunami

Maluku
13 hari lalu

Gempa Hari Magnitudo 5,3 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Maluku
16 hari lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku Tenggara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Nasional
16 hari lalu

Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Nasional
16 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Siang Panas Terik, Sore Hujan Lebat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal