BMKG: Pawang Hujan Kearifan Lokal yang Sulit Dijelaskan Secara Ilmiah

Carlos Roy Fajarta
Pawang hujan, Rara Isti Wulandari (foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) angkat suara terkait fenomena hujan di Sirkuit Mandalika dan keberadaan pawang hujan, Rara Isti Wulandari. Sebelumnya, Rara mencuri perhatian banyak orang dengan aksi ritualnya sebagai pawang hujan.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyebut pawang hujan adalah kearifan lokal yang sulit dijelaskan secara ilmiah. Karena itu menurutnya analisis sains BMKG tidak bisa dicampuradukan dengan ritual pawang hujan itu.

"Pawang hujan itu merupakan sebuah kearifan lokal yang sulit dijelaskan secara ilmiah. Sedang prakiraan cuaca BMKG disusun berdasarkan sains teknologi dan dapat dijelaskan secara ilmiah berdasarkan data-data observasi parameter meteorologi. Sehingga tidak dapat dicampuradukan dalam penjelasannya, namun keduanya bertujuan untuk mensukseskan perhelatan MotoGP Mandalika," kata Guswanto kepada MNC Portal, Selasa (22/3/2022).

Pada saat gelaran utama MotoGP berlangsung tanggal 20 Maret 2022, hujan mengguyur area Sirkuit Mandalika. Guswanto menjelaskan, hal itu sesuai data observasi dari citra satelit, radar cuaca, dan data AWS (Automatic Weather Station) di sekitar lokasi Sirkuit Mandalika.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek hingga 22 Mei

Nasional
4 hari lalu

Gempa Terkini M4,6 Guncang Sukabumi, Kedalaman 25 Km

Nasional
4 hari lalu

Badai di Teluk Benggala Bisa Berdampak ke Pesisir Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut

Nasional
5 hari lalu

BMKG Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, Cuaca Ekstrem Mengintai Aceh Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal