BNPB: 1.756 Bencana Melanda RI sejak 1 Januari-16 November 2024, Paling Banyak Banjir

Binti Mufarida
Banjir bandang menerjang permukiman warga di Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat (Sumbar). (Foto: Isitimewa)

Dengan meningkatnya kesiapsiagaan dari seluruh pihak, harapannya adalah meminimalisir dampak dari bencana itu sendiri. 

"Bencana tidak bisa kita cegah, tetapi yang harus kita upayakan kurangi dampaknya, baik kerusakan infrastruktur dan korban  meninggal dunia dan luka-luka," kata Suharyanto. 

Suharyanto turut mengimbau kepada pemerintah daerah untuk dapat cepat menetapkan status siaga darurat bencana, khususnya di daerah yang berpotensi terjadi bencana. Sehingga pemerintah pusat bersama daerah bisa melakukan penanganan yang komprehensif.

"Kabupaten kota segera keluarkan status, kami turun membantu. Logistik yang dibantu biasanya mobil dapur umum lapangan, perahu, genset, pompa air semuanya berdasarkan kebutuhan di daerah masing-masing," tuturnya. 

Dia berharap, dengan adanya penetapan status siaga darurat tersebut, BPBD dapat merespons dengan cepat ketika bencana terjadi. 

"Daerah melalui BPBD ketika terjadi bencana 3X24 jam harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sebelum nanti pemerintah pusat datang membantu," pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
20 jam lalu

Karhutla di Jatim dan Kaltara Hanguskan 37,84 Hektare Lahan

1 hari lalu

Kepala BNPB Tegaskan Bakar Lahan Gambut Dilarang: Jangan Berlindung di Balik Perda

3 hari lalu

Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak hingga Perairan Lampung

3 hari lalu

Status Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Gempa Vulkanik Dalam Meningkat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal