BNPB Catat 3 Banjir Bandang Terjadi di NTT dalam Satu Dekade Terakhir

Binti Mufarida
Banjir di Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT berdampak pada ribuan rumah warga. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dalam kurun 10 tahun terakhir terjadi tiga bencana banding bandang Nusa Tenggara Timur. Puluhan orang meninggal dunia.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan bencana banjir bandang yang terjadi di Nusa Tenggara Timur bukan pertama kali terjadi.

“Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, NTT juga telah terjadi bencana yang menyebabkan puluhan orang terdampak sehingga terjadinya korban jiwa dan kerusakan infrastruktur,” ungkap Raditya dalam konferensi pers virtual dari Graha BNPB, Jakarta, Senin (5/4/2021).

Dalam kurun satu dekade terakhir, terdapat 2 bencana banjir yang cukup besar terjadi di Nusa Tenggara Timur.  Pertama, 3 November 2010, Banjir di Kabupaten Timor Tengah Selatan yang mengakibatkan 31 orang meninggal dunia, 7 orang hilang, 27 luka-luka, dan 159 rumah rusak.

Kedua, 11 April 2011, Banjir di Kabupaten Belu yang mengakibatkan 3.277 rumah rusak dan 14 fasilitas umum rusak. Dan ketiga, 4 April 2021, jumlah korban jiwa sebanyak 68 orang.

Raditya mengatakan jumlah 68 korban jiwa tersebar sebanyak 44 orang meninggal dunia di Kabupaten Flores Timur, 11 orang meninggal dunia di Kabupaten Lembata, 2 orang meninggal dunia di Kabupaten Ende, dan 11 orang meninggal dunia di Kabupaten Alor. 

Selain itu, 11 orang luka-luka. Dengan rincian sebanyak 9 di Flores Timur, 1 di Kabupaten Ngada, dan 5 di Kabupaten Alor. Kemudian, saat ini sebanyak 70 orang dinyatakan hilang. Rinciannya yakni 26 di Flores Timur, 16 di Kabupaten Lembata, 28 di Kabupaten Alor.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
12 jam lalu

Karhutla Masih Dominasi Bencana, Riau Paling Luas Capai 18.882 Hektare

14 jam lalu

Gunung Sinabung Naik Level Siaga, BNPB Minta Warga Mengungsi

19 jam lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

20 jam lalu

Erupsi Gunung Anak Krakatau Picu Dentuman, BNPB Minta Masyarakat Tak Panik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal