BNPB Ingatkan Potensi Bencana Geologi di Lampung, Ini Penjelasan Lengkapnya

Binti Mufarida
Ilustrasi Foto: iNews/Heri Fulistiawan)

“Krakatau empat kali Tsar Bomba ini,” kata  Plt Direktur Pemetaan dan Risiko Bencana BNPB Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima, Sabtu (20/3/2021).

Letusan Krakatau pada masa itu menyebabkan terjadinya lontaran material seluas 41 kilometer kubik yang bisa membuat bukit buatan dengan ketinggian 300 meter.

Menurut catatan, peristiwa tersebut juga memicu terjadinya tsunami dengan ketinggian 9-36 meter, kemudian lontaran sulfurnya mencapai lapisan stratosfer dan terbawa hingga ke wilayah Eropa sehingga menyebabkan perubahan iklim.

Selanjutnya, potensi ancaman kedua adalah adanya Sesar Sunda yang berada di selatan Lampung dan Pulau Jawa bagian barat. Menurut hasil kajian Muhari bersama tim, segmen Sesar Sunda dapat melepaskan energi hingga sebesar 9 magnitudo.

Dalam pemodelan yang dilakukan, pelepasan maksimal energi tersebut juga dapat memicu terjadinya gelombang tsunami dengan ketinggian hingga 8-10 meter. “Ini estimasi yang paling besar dari kemungkinan potensi energi yang ada. Tentunya ini bukan akan bersifat menakut-nakuti tidak. Tetapi potensi itu ada dan kejadiannya di selatan Jawa bagian barat mengalami pengulangan dengan bukti-bukti geologi yang ada,” kata Muhari.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
11 hari lalu

BNPB Catat Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi Bencana di RI saat Musim Kemarau

13 hari lalu

BNPB Operasi Modifikasi Cuaca Siang-Malam, Bantu Jinakkan Karhutla di Kalteng

17 hari lalu

BNPB Catat Dominasi Bencana di Sejumlah Wilayah RI: Karhutla hingga Longsor

19 hari lalu

Banjir Terjang Aceh Utara saat Musim Kemarau, 4 Jembatan Hanyut 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal