JAKARTA, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) menghadapi kendala serius. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap sejumlah titik api berada jauh dari sumber air, sementara sumber air untuk pemadaman mulai mengering.
“Dapat kami sampaikan bahwa beberapa titik api jauh dari sumber air, dan sumber air yang digunakan untuk pemadaman mulai mengering,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Minggu (23/8/2026).
Menghadapi kondisi tersebut, tim darat membangun sudetan kanal dari Sungai Kahayan. Penyekatan juga dilakukan untuk mencegah api meluas ke Kecamatan Jiberan.
“Saat ini tim darat membuat sudetan kanal dari Sungai Kahayan sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 4 meter dan dalam 2 meter yang berfungsi untuk mengalirkan sumber air bagi satgas darat,” ucap dia.
Berdasarkan pemantauan satelit, tercatat 2.479 titik panas atau hotspot di Kalteng. Titik panas tersebut memiliki tingkat kepercayaan medium hingga tinggi.