BNPT Ibaratkan Radikalisme dan Terorisme seperti Virus Timbulkan Kematian

Fahreza Rizky
Foto: Ilustrasi/Ist.

Jenderal polisi bintang satu ini menegaskan radikalisme atas nama agama kerap memfitnah dan mengadu domba Islam. "Dampaknya seperti sudah diketahui dan dialami saudara-saudara kita di Timur Tengah, Asia Tengah membuat konflik sosial dan konflik bangsa," tutur Nurwakhid.

Menurut dia, akar masalah radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama adalah ideologi yang menyimpang. Kata dia, radikalisme dan terorisme atas nama agama bukan hanya monopoli satu agama, tetapi ada di setiap agama, sekte, hingga kelompok.

"Bahkan potensi pada setiap individu, tidak mengenal pangkat, jabatan, profesi, latar belakang, bahkan tidak mengenal level atau tingkat intelektual seseorang, ini virus. Saya sering menganalogikan radikalisme adalah virus," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Siswa SMP di Turki Tembaki Teman Sekolah Tewaskan 9 Orang, Motif Masih Misterius

Internasional
3 hari lalu

Siswa SMP Tembaki Teman Tewaskan 9 Orang, Turki Perketat Penjagaan Seluruh Sekolah

Nasional
20 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
20 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal