Bongkar Penjualan Aplikasi Robot Trading Skema Ponzi, Bareskrim Tetapkan 6 Tersangka

Puteranegara Batubara
Bareskrim Polri menetapkan enam orang tersangka kasus dugaan investasi penjualan aplikasi robot trading dengan skema ponzi atau piramida ilegal. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Menurut Whisnu, para tersangka melancarkan aksinya di Jakarta, Malang, dan beberapa wilayah Indonesia lainnya. Barang bukti yang disita dalam perkara ini antara lain dua mobil BMW, satu mobil Lexus, enam laptop, dan dua handphone. 

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 105 dan atau Pasal 106 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan atau Pasal 3 dan atau Pasal 4 dan atau Pasal 5 dan atau Pasal 6 Jo Pasal 10 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. 

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Seleb
15 jam lalu

Profil Timothy Ronald, Pendiri Akademi Crypto yang Dipolisikan

Seleb
17 jam lalu

Pelapor Timothy Ronald Diperiksa Polisi Hari Ini, Janji Beberkan Info Mengejutkan!

Sains
1 hari lalu

Kembangkan Robot AI, Hyundai Gandeng Google DeepMind dan NVIDIA

Nasional
4 hari lalu

Nvidia Pilih Investasi di Malaysia Dibanding RI, Ini Respons BKPM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal