BPIP Kecam Macron: Kekerasan dan Terorisme Tak Terkait Agama Apa pun

Kiswondari
Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Minggu (1/11/2020). (Foto: AFP).

JAKARTA, iNews.id - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmnuel Macron yang mengaitkan Islam dengan terorisme. Ucapan itu jelas keliru karena kekerasan dan tindak terorisme tidak ada berkaitan dengan agama.

"Kekerasan tidak ada kaitannya dengan agama apa pun, karena kekerasan budaya kematian orang melegalkan kekerasan orang tidak mengenal Tuhan karena manipulasi agama untuk membenarkan menggunakan budaya kematian," kata Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo, Minggu (1/11/2020).

Benny menekankan, kebebasan berekspresi dan berpendapat merupakan hak asasi, tetapi hal itu tidak boleh disalahgunakan atau dimanipulasi nilai agama. Kebebasan berekspresi juga bukan untuk membenarkan penghinaan agama yang suci.

Menurut Benny, tidak ada satu agama pun di dunia ini yang mengajarkan umatnya untuk melakukan kekerasan.

"Tindak kekerasan itu hanya dilakukan oleh orang yang tidak mengenal Tuhan. Setiap orang mencintai Tuhan tidak akan melakukan tindakan seperti itu," ujarnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Internasional
29 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
30 hari lalu

Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis

Nasional
30 hari lalu

Prabowo Disambut Macron di Istana Elysee saat Hadiri Jamuan Makan Malam

Nasional
31 hari lalu

Presiden Prabowo Tiba di Paris, Dijadwalkan Bertemu Macron di Istana Elysee

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal