BPOM Pastikan Sirup Obat Batuk yang Bunuh 14 Anak di India Tak Beredar di Indonesia

Muhammad Sukardi
Kepala BPOM Taruna Ikrar. (Foto: Annastasya Rizqa)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan sirup obat batuk yang menyebabkan kematian 14 anak di India tidak beredar di Indonesia. Masyarakat diimbau tidak panik. 

"Obat tersebut tidak terdaftar di BPOM dan tidak beredar di Indonesia," ujar Kepala BPOM Taruna Ikrar, Selasa (7/10/2025). 

Tengah ramai dibahas di media sosial sirup obat batuk menyebabkan kematian 14 anak di India. Obat batuk sediaan sirup yang dimaksud adalah Coldrif, keluaran Sresan Pharma. 

Obat batuk Coldrif. (Foto: X)

Atas insiden ini, polisi setempat sudah menetapkan Sresan Pharma sebagai tersangka utama. Tak hanya itu, seorang dokter ikut diringkus dalam perkara ini. 

Dokter bernama Praveen Soni itu diketahui meresepkan obat Coldrif ke sebagian besar korban. 

Hingga berita ini dibuat, menurut laporan Reuters, sedikitnya ada 16 anak dilaporkan mengalami gangguan ginjal serius. Sementara itu, 14 anak meninggal dunia usai mengalami gagal ginjal akut. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Health
2 bulan lalu

Ngeri! 14 Anak Meninggal Dunia gegara Sirup Obat Batuk Ini

Health
3 bulan lalu

Perbedaan Batuk Biasa dengan Gejala Awal Kanker Paru, Harus Tahu!

Health
3 bulan lalu

Batuk Tak Kunjung Sembuh, Bagi Perokok Waspada Bisa Jadi Tanda Awal Kanker Paru

Seleb
14 jam lalu

7 Fakta Drama Inara Rusli dan Insanul Fahmi, Nomor 5 Menggemparkan!

Seleb
1 hari lalu

Kasus Obesitas di Indonesia Meroket, Darurat Kesehatan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal