BPOM Pastikan Sirup Obat Batuk yang Bunuh 14 Anak di India Tak Beredar di Indonesia

Muhammad Sukardi
Kepala BPOM Taruna Ikrar. (Foto: Annastasya Rizqa)

Hingga berita ini dibuat, menurut laporan Reuters, sedikitnya ada 16 anak dilaporkan mengalami gangguan ginjal serius. Sementara itu, 14 anak meninggal dunia usai mengalami gagal ginjal akut. 

Diperkirakan jumlah korban akan terus bertambah. India bahan menetapkan kasus ini sebagai salah satu kasus keracunan sirup obat batuk terburuk dalam sejarah India. 

Selain menetapkan tersangka pada Sresan Pharma dan seorang dokter, pihak kepolisian juga sudah melarang peredaran sirup tersebut guna mencegah semakin banyaknya korban. 

Perlu diketahui, hasil uji laboratorium di negara bagian Tamil Nadu menemukan kadar dietilen glikol (DEG) pada obat Coldrif mencapai 48,6%, sementara di Madhya Pradesh mencapai 46,28%. Kadar itu jauh di atas batas aman yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia dan Kementerian Kesehatan India yaitu 0,1% saja.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
11 bulan lalu

Ngeri! 14 Anak Meninggal Dunia gegara Sirup Obat Batuk Ini

12 bulan lalu

Perbedaan Batuk Biasa dengan Gejala Awal Kanker Paru, Harus Tahu!

12 bulan lalu

Batuk Tak Kunjung Sembuh, Bagi Perokok Waspada Bisa Jadi Tanda Awal Kanker Paru

11 jam lalu

Heboh Wavi Zihan Kerasukan Makhluk Gaib di Film Rambut Sewu, Kisahnya Menegangkan!

12 jam lalu

Harga Masker KN95 Naik 10 Kali Lipat Imbas Erupsi Anak Krakatau, Nana Mirdad Murka!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal