BRIN Prediksi 1 Ramadan Jatuh pada 12 Maret: Tanggal 10 Hilal Tidak Terlihat

Widya Michella
Peneliti BRIN Thomas Djamaluddin. (Foto: Widya Michella)

Berdasarkan hasil kesepakatan Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) pada 2021 lalu, kriteria hilal berubah menjadi ketinggian 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

"Masing-masing Kementerian Agama menandatangani, pada prinsipnya sepakat untuk menggunakan kriteria baru MABIMS. Kriteria lama yang biasa disebut kriteria 238, tinggi 2 derajat, elongasi 3 derajat atau umur bulan 8 jam itu per 8 Desember 2021 atau 1443 H disepakati diganti yaitu tinggi 3 derajat dan elongasi 6,4," jelasnya.

"Sehingga diprakirakan walaupun secara hisab belum bisa dipastikan, itu pada tanggal 10 (Maret) magrib itu tidak ada hilal yang terlihat dan belum memiliki kriteria, sehingga awal Ramadan jatuhnya tanggal 12 (Maret 2024)," tutur dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
7 menit lalu

BRIN Paparkan Pengembangan Teknologi Nuklir ke Prabowo, Ungkap Potensi Uranium 89.000 Ton

32 menit lalu

Prabowo Tinjau Pesawat Tanpa Awak hingga Teknologi Giant Sea Wall Karya BRIN

3 jam lalu

BRIN Pamerkan Sepatu Murah Hasil Inovasi di Istana, Dipesan Prabowo

4 jam lalu

Prabowo Kumpulkan 150 Peneliti BRIN di Istana, Ratusan Inovasi Dipamerkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal