BRIN Sebut Kenaikan Suhu Pengaruhi Peningkatan Polusi Udara di Jakarta

Binti Mufarida
Polusi udara di Jakarta. (Foto: Antara)

Laras pun memaparkan bahwa hasil analisis statistik LST untuk wilayah Jakarta dari 2011 hingga 2020 mengalami banyak perubahan wilayah dan area. 

“LST dari Januari-Agustus 2023, Januari-April kurang bagus, untuk mengestimasi suhu perlu clear sky. Mulai bagus di bulan Mei-Agustus, di mana PM 2.5-nya itu tertinggi kemarin di bulan Mei, terus turun di Juni, dan pada Agustus kemarin naik lagi,” jelasnya.

“Hal ini disebabkan karena suhu permukaan tinggi memengaruhi sirkulasi udara di suatu wilayah. Pada saat suhu permukaan naik, udara hangat cenderung naik, akan menghasilkan gaya dorong-membantu mengangkat partikel-partikel PM 2.5 ke atmosfer yang lebih tinggi,” tambah Laras.

Lebih lanjut, Laras mengungkapkan Jakarta merupakan salah satu wilayah urban yang polutif di dunia dengan konsentrasi PM 2.5 melebihi ambang batas WHO. Dia dan tim menggunakan data Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) untuk mengukur estimasi LST. 

“MODIS merupakan instrumen yang beroperasi pada satelit Terra. Satelit ini memiliki band sebanyak 36 buah, paling banyak dan populer untuk penelitian suhu permukaan,” pungkasnya. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Peneliti BRIN Prediksi Idulfitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026

Muslim
12 hari lalu

Lebaran 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Prediksi BRIN soal Beda Idul Fitri 1447 H

Muslim
13 hari lalu

Kapan Lebaran 2026? BRIN Prediksi Potensi Beda Hari Antara Pemerintah dengan Muhammadiyah

Nasional
29 hari lalu

BRIN Ungkap Awal Ramadan 2026 Potensi Berbeda: Ada yang 19 dan 18 Februari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal