Bullying di Sekolah Marak, Komnas Perempuan Nilai Ada Pembiaran Konsep Maskulinitas yang Keliru

Carlos Roy Fajarta
Ilustrasi bullying (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Komisioner Komnas Perempuan, Alimatul Qibtiyah menilai ada pembiaran konsep maskulinitas yang keliru di institusi pendidikan baik sekolah hingga perguruan tinggi. Hal itu disampaikan merespons maraknya kasus bullying di sekolah dan lembaga institusi pendidikan lainnya.

"Tren kekerasan di kalangan remaja, memang kekerasan dalam pacaran mengalami peningkatan beberapa waktu terakhir. Itu kalau data secara umum. Kenapa itu terjadi, tidak hanya dalam hubungan personal pacaran tetapi hubungan pertemanan juga marak aksi kekerasan," ujar Alimatul, Jumat (23/2/2024).

Dia menjelaskan, kebanyakan generasi muda seperti milenial dan gen Z saat ini banyak yang belajar hidup secara instan dan mendapatkan informasi yang tidak tepat terkait konsep menjadi seorang jagoan. 

"Sehingga kadang-kadang mereka belajar tentang maskulin yang tidak tepat, misalnya dengan cara mengumpulkan banyak teman, jagoan semua, tapi saat terbentuk kelompok yang dirinya merasa kuat, mereka sering menggunakan untuk melawan kelompok yang berbeda, merendahkan kelompok yang berbeda, bahkan tidak jarang merendahkan kelompok perempuan," ujarnya.

Menurut Alimatul, orang tua, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat perlu mendidik generasi muda dengan konsep kemanusiaan, bukan dengan konsep maskulinitas yang salah.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kemenag Terbitkan Aturan Batasi Penggunaan HP di Sekolah, di Rumah Maksimal 2 Jam

5 hari lalu

SMPN 16 Medan Rampung Direnovasi gegara Langganan Banjir, Mendikdasmen: Tak Perlu PJJ Lagi

10 hari lalu

Gibran Minta Jam Belajar Siswa Disesuaikan usai Asap Karhutla Ganggu Sekolah: Paling Penting Anak-Anak Sehat

11 hari lalu

Sekolah di Kembangan Baru Jakbar Kebakaran, 20 Personel Damkar Diterjunkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal