Buru Komunis di Rimba Kalimantan, Hendropriyono Lolos dari Maut meski Dikepung Musuh

Sucipto
Mantan Kepala BIN, Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono pernah lolos dari maut saat dikepung musuh saat menjalankan tugas di belantara Kalimantan tahun 1972. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

Di Kemudian hari Hendropriyono menayakan kepada Sintong mengapa sebagai komandan tidak mau mengirim helikopter. Sebagai anak buah, Hendropriyono tidak mungkin marah kepada Sintong sebagai atasannya. 

Tetapi dia merasa sakit hati. Sebaliknya, Sintong yakin Hendropriyono dapat mengatasi keadaan dan keluar dari kepungan.

Kesimpulan itu setelah Sintong mengolah situasi berdasarkan pada laporan Hendropriyono dan membaca peta. Sintong menyadari situasi sangat kritis, tetapi kalau Sintong minta helikopter, berapa lama waktunya? Tidak dapat dihitung. 

“Keberadaan helikopter itu di Pontianak, kapan akan sampai? Pada waktu helikopter datang, mungkin kalian sudah mati,” kata Sintong.

Mendengar jawaban itu Hendropriyono senang. 

“Ini orang saya benci benar dulu itu. Tetapi sekarang saya salut!” kata Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono 35 tahun kemudian.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Momen Prabowo Bertemu Eks Ajudan hingga Pengawal Era Kostrad-Kopassus di Hambalang

Nasional
18 hari lalu

Profil Prihati Pujowaskito, Dokter Kopassus Jadi Dirut BPJS Kesehatan

Internasional
4 bulan lalu

Politisi Partai Republik Berupaya Batalkan Kemenangan Mamdani, Wali Kota Muslim Pertama New York

Nasional
4 bulan lalu

Prabowo soal Bangun Jalur Kereta Trans Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi: Biaya Logistik Akan Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal