“Buruh di Sumut gali lubang tutup lubang. Pemerintah provinsi harus peka, berikan program perumahan rakyat seperti janji Pak Prabowo melalui Gubsu untuk buruh,” katanya.
Rendahnya upah disebut berdampak langsung pada daya beli masyarakat yang mayoritas buruh. Banyak pekerja terpaksa mengontrak rumah dan berutang demi memenuhi kebutuhan sehari-hari serta biaya pendidikan anak.
Willy menegaskan, jika kebijakan Bobby berpihak pada buruh, mereka siap memberi dukungan penuh.
“Kalau tidak, aksi akan terus berlanjut sampai tuntutan dipenuhi,” ucapnya.