Cak Imin Bantah PKB dan NU Jegal Mahfud MD Jadi Cawapres Jokowi

Stefani Patricia
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bersama Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA, iNews.id – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menanggapi pernyataan Mahfud MD perihal gagal maju jadi cawapres Joko Widodo lantaran dijegal Nahdlatul Ulama (NU) dan PKB. Cak Imin membantah adanya niatan NU dan PKB menghalangi langkah Mahfud sebagai cawapres.

“Yang sudah ya sudahlah. Semua proses biasa, apalagi kalau kita telusuri berita NU mengancam itu, kalau dibacakan enggak ada mengancam. Berita itu isinya hanya mengatakan masyarakat NU bisa tidak bertanggung jawab apabila yang dipilih bukan kader NU. Tidak ada sama sekali  kalimat mengancam,” kata Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (16/8/2018).

Menurut dia, apa yang dikatakan NU bukanlah ancaman, melainkan hanya pernyataan sikap keinginan kuat NU agar Jokowi memilih cawapres dari kalangan Nahdliyin. Dia menyebut, hal itu merupakan bagian dari dinamika politik biasa.

“Jegal menjegal itu ada yang namannya dinamika. Jangankan pilpres, pemilihan Ketua Ansor saja ramainya minta ampun apalagi pilpres. Jadi wajar saja dinamika itu terjadi. Sekarang kita marilah saling memaafkan, saling menjaga persatuan untuk Indonesia,” ujar dia.

Cak Imin sendiri mengaku kecewa karena tak terpilih sebagai cawapres. Namun dia bersyukur atas terpilihnya pasangan Jokowi-Kiai Maruf Amin dari Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Godok RUU Pemilu, Komisi II DPR bakal Datangi NU hingga Muhammadiyah

57 tahun lalu

Golkar Ajak NU Perkuat Peran Jadi Penyeimbang: Nasihatnya Dibutuhkan Negara

57 tahun lalu

PKB bakal Panggil Kader yang Diduga Intimidasi dr Icha, Siapkan Sanksi Disiplin

57 tahun lalu

Prabowo Singgung Orang Indonesia Suka Bicara Manis-Manis di Depan: Kita Tak Perlu Pura-Pura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal