Cak Imin Bantah PKB dan NU Jegal Mahfud MD Jadi Cawapres Jokowi

Stefani Patricia
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bersama Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. (Foto: Koran Sindo)

“Saya sendiri orangnya paling kecewa sebetulnya tetapi kan sudah. Saya pasang billboard dimana-mana, itu kan takdir. Itu usaha memang wajib dilakukan tetapi takdir di tangan Tuhan,” ucap dia.

Cak Imin mengatakan, dirinya tetap menjaga hubungan baik. Dia juga ingin Mahfud MD tetap dibarisan Jokowi-Maruf.

“Saya sama Pak Mahfud tidak pernah bersalah. Saya berpeluk-pelukan di akhir menjelang pengumumam. Jadi kita dengan Pak Mahfud baik-baik saja,” tutur Cak Imin.

Sebelumnya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD buka suara tentang penyebab kegagalannya meraih posisi cawapres mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di salah satu stasiun televisi swasta nasional, Selasa (14/8/2018) malam. Mahfud mengaku dijegal jadi cawapres Jokowi lantaran dianggap bukan kader NU.

Bahkan, Mahfud juga mengungkapkan adanya ancaman dari petinggi NU untuk meninggalkan Jokowi di Pemilu 2019, jika mantan wali kota Solo itu tidak mengambil kader NU sebagai cawapres.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Godok RUU Pemilu, Komisi II DPR bakal Datangi NU hingga Muhammadiyah

57 tahun lalu

Golkar Ajak NU Perkuat Peran Jadi Penyeimbang: Nasihatnya Dibutuhkan Negara

57 tahun lalu

PKB bakal Panggil Kader yang Diduga Intimidasi dr Icha, Siapkan Sanksi Disiplin

57 tahun lalu

Prabowo Singgung Orang Indonesia Suka Bicara Manis-Manis di Depan: Kita Tak Perlu Pura-Pura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal