Cara Taiwan Karantina Warga saat Corona: Wajibkan Masker dan Atur Jarak

Muhammad Fida Ul Haq
Suasana di Distrik Zhongli Taiwan (Foto: Egha)

"Warung-warung makan masih buka, "ucapnya.

Di antara kota-kota lainnya, Taipe merupakan wilayah yang paling rawan. Egha mengatakan banyak kasus yang berasal dari Taipei.

"Di kampus, biasanya kalau ada kasus itu dari anak Taipei, "katanya.

Garis penanda jarak aman di lift (Foto: Egha)

Taiwan juga sangat ketat jika ada pasien positif Corona. Orang-orang yang pernah melakukan interakso langsung diisolasi selama 14 hari.

Namun mulai akhir Maret, menurut Egha, suasana sudah berangsur normal. Warga sudah bisa keluar rumah tapi tetap wajib menggunakan masker.

Restoran sudah dibuka, namun bioskop dan tempat ibadah belum beroperasi. Warga bisa makan di restoran dengan syarat yang ketat.

"Satu ruangan besar hanya boleh 100, atur jarak satu meter. Tiap meja sekarang ada pembatas kacanya," ucap Egha.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
11 hari lalu

Presiden Taiwan Dievakuasi Pakai Kendaraan Lapis Baja, Siap-Siap Hadapi Serangan China

25 hari lalu

Viral Kisah Deni Setiawan, Pekerja Migran di Taiwan yang Ubah Rasa Rindu Jadi Konten Komedi

1 bulan lalu

Taiwan Buka Peluang bagi Inovator RI, Tawarkan Rp490 Juta untuk Solusi Kesehatan Berbasis AI

3 bulan lalu

Latihan Hadapi Mesin Rusak, Pesawat Militer Taiwan malah Jatuh Tewaskan 2 Pilot

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal