Catatan Eks Presiden BEM UI Manik Marganamahendra atas RUU Daerah Khusus Jakarta

Felldy Aslya Utama
Caleg DPRD DKI Jakarta Manik Marganamahendra (foto: MPI)

Manik juga mengkritik kurangnya transparansi dalam proses penyusunan RUU DKJ. Ia mengatakan bahwa banyak proses pembahasan RUU tersebut yang tidak didokumentasikan. Hal ini membuat masyarakat tidak mengetahui siapa yang mengusulkan perubahan mengenai pemilihan gubernur dan tanggung jawab siapa dalam perubahan tersebut.

Di sisi lain, Manik juga memberikan pernyataan positif mengenai kawasan aglomerasi yang diusulkan dalam RUU DKJ. Ia menilai bahwa kawasan aglomerasi berpotensi untuk menciptakan Jakarta yang lebih bersinergi dengan kawasan penunjangnya untuk urusan pembangunan.

Namun, Manik juga menilai bahwa ketentuan kawasan aglomerasi berpotensi menurunkan peran serta masyarakat dalam pembangunan. Hal ini dikarenakan peraturan presiden yang mengatur kawasan aglomerasi tidak melibatkan partisipasi DPRD. Padahal, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DKI Jakarta yang disusun secara lebih demokratis dengan melibatkan DPRD harus tunduk pada peraturan tersebut.

Manik menutup pernyataannya dengan harapan dan janji kampanyenya. Ia berharap bahwa RUU DKJ dapat menjadi solusi agar kebijakan-kebijakan yang terkait dengan kawasan aglomerasi dapat tetap dibentuk secara partisipatif. Ia juga berkomitmen bahwa, jika terpilih menjadi anggota DPRD, ia akan memastikan bahwa semua rapat-rapat kerja DPRD dapat diakses dokumennya sehingga masyarakat tahu dan dapat mengkritisi seluruh rencana kebijakan.

“RUU DKJ harus menjadi solusi agar kebijakan-kebijakan yang aglomerasi dapat tetap dibentu secara partisipatif," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
5 hari lalu

Anggota DPRD DKI Kawal Modifikasi Cuaca Jabodetabek, 1 Ton Garam Disemai Picu Hujan

9 hari lalu

APBD DKI 2026 Turun Jadi Rp79,56 Triliun, Rano Karno Pastikan Program Prioritas Tetap Berjalan

10 hari lalu

Tok! DPRD DKI Sahkan APBD Perubahan 2026 Jadi Rp79,56 Triliun

13 hari lalu

Dukung Penuh Sekolah Rakyat Papua, Dody Toisuta Minta Alokasi Rp1 Triliun Tepat Sasaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal