Cegah Hantavirus Masuk Indonesia, Kemenkes Gercep Perkuat Skrining!

Niko Prayoga
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Niko Prayoga)

Hantavirus merupakan virus yang dibawa hewan pengerat seperti tikus dan mencit. Penularan paling umum terjadi melalui urine, kotoran, atau air liur tikus yang terhirup manusia dalam bentuk partikel udara.

Virus ini dapat menyebabkan gangguan serius pada paru-paru dan ginjal dengan tingkat fatalitas cukup tinggi.

Outbreak di kapal pesiar MV Hondius menjadi perhatian global karena diduga melibatkan Andes virus, salah satu strain hantavirus yang diketahui bisa menular antarmanusia dalam kontak dekat.

Meski demikian, WHO menilai risiko hantavirus menjadi pandemi global masih rendah karena penyebarannya tidak semudah COVID-19.

Kemenkes pun mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari paparan tikus maupun area yang terkontaminasi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

PCR dan Rapid Test Hantavirus Mulai Disiapkan Menkes, OTW Lockdown?

Nasional
2 jam lalu

Indonesia Siaga Hantavirus, Menkes: Ini Lumayan Berbahaya!

Nasional
3 jam lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Internasional
3 jam lalu

WHO Buka Suara soal Kemungkinan Hantavirus Jadi Pandemi seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal