Selain itu, kata legislator asal Sumatra Barat ini, proses pemindahan dan pembangunan ibu kota negara Nusantara tentu akan menuai pro dan kontra ke depannya. Menurutnya penunjukkan kepala otorita dari partai politik hanya akan memperkeruh situasi tersebut.
"Agar tidak menimbulkan kegaduhan pilihlah orang-orang yang tidak bermasalah, baik masalah hukum, integritasnya, moral, dan lain sebagainya. Jadi betul-betul kita lihat ini adalah obsesi Presiden yang sangat concern terhadap persoalan itu," tutur anggota Komisi II DPR ini.