Cerita Coffee Warriors, Kopi Bentuk Sikap Nasionalisme Indonesia

Faieq Hidayat
Diplomasi kopi dan Coffee Warriors. (Foto ilustrasi/istimewa).

Secara khusus, menurut Prayono sesuai arahan Wamenlu RI Mahendra Siregar pada tahun 2021, upaya diplomasi perlu difokuskan pada upaya peningkatan ekspor kopi specialty Indonesia. Ini penting untuk mendorong sinergi dan koordinasi dari hulu sampai hilir serta mendorong partispasi semua stakeholders secara inklusif. 

Prayono pun menjelaskan, tentang pentingnya platform digital bernama Indonesia-Latin America and the Caribbean (INA LAC) yang secara resmi diluncurkan Menlu RI pada pada tahun 2020. Kemlu mengembangkan platform ini menjadi lebih luas dari Kawasan Amerika Selatan dan Karibia menjadi Kawasan Amerika dan Eropa.

Platform INA Access ini milik bersama dan dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang terkait promosi bidang perdagangan, investasi dan pariwisata. Untuk pelaku usaha (exhibitor) dapat bergabung secara gratis tanpa pungutan biaya apapun. 

Kehadiran Platform INA-ACCESS berupaya untuk menciptakan kesempatan bagi user pelaku usaha Indonesia dan Kawasan Amerop. Bisnis Forum INA-Europa telah menghasilkan nilai bisnis US$ 6,8 juta. 

Dikesempatan yang sama, Djumantoro Purbo, mantan Dubes RI untuk Slovakia menyatakan, tentang perlunya pengetahuan di bidang kebudayaan dan kearifan lokal. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
16 hari lalu

Terinfeksi Bakteri H. pylori, Sandrinna Michelle Tidak Bisa Minum Kopi

17 hari lalu

Kopi Nusantara Tak Lagi Sekadar Minuman, Kini Jadi Pengalaman Premium

17 hari lalu

Komisi I DPR Gelar Uji Kelayakan 25 Calon Dubes RI, Ini Daftarnya

19 hari lalu

Buah Kopi Kuning di Garut Diolah Lewat Fermentasi, Rasanya Fruity dan Juicy!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal