Cerita Kompol Syarif, Mimpi Jadi Tentara Kini Jadi Asisten Ajudan Jokowi

Felldy Aslya Utama
Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah (foto: SDM Polri Today)

Dari delapan orang yang mengikuti seleksi, hanya dua orang dari masing-masing matra, termasuk dari Polri. Saat proses akhir, para calon asisten ajudan dihadapkan langsung dengan Presiden Jokowi. 

"Deg-degan banget, pertama kali ketemu Presiden. Kami satu per satu ditanya nama, pangkat, dan jabatan oleh Pak Jokowi," kata Syarif.

Setelah beberapa minggu menunggu, Syarif akhirnya dipilih menjadi asisten ajudan. Tugas ini mengharuskannya siap sedia mendampingi Presiden selama seminggu penuh, kemudian diberikan waktu untuk standby selama seminggu berikutnya. 

Pengalaman sebagai asisten ajudan Jokowi tak hanya tentang tugas formal, tetapi juga menyimpan banyak momen mengharukan. Syarif menyaksikan langsung betapa besarnya antusiasme masyarakat terhadap Presiden. 

"Ada yang menangis, terharu, bahkan sujud di depan Bapak. Ada yang genggam tangan Presiden begitu erat, sampai ada yang mau memeluk," katanya.

Dalam perannya, Syarif selalu memastikan bahwa segala kebutuhan Presiden terpenuhi dan tidak menambah beban pekerjaan. 

"Tugas kami adalah membuat presiden merasa nyaman dan lancar dalam menjalankan tugasnya," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
4 hari lalu

KAI Gagalkan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan, Pelaku Diserahkan ke Polisi

8 hari lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

9 hari lalu

David Pajung Sebut Polisi Harus Buktikan Ucapan Budi Arie soal Pemilu Dipercepat Picu Demo Ricuh

11 hari lalu

Tim SAR Serahkan Temuan Life Jacket hingga Terpal dalam Pencarian 5 Jurnalis Hilang ke Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal