Cerita Korban Mafia Umrah, Terlunta-lunta hingga Tidur di Pinggir Jalan Arab Saudi

Riyan Rizki Roshali
Ilustrasi jemaah umrah (Reuters)

Namun, mereka gagal pulang dikarenakan bermasalah pada visa. Puluhan jemaah umrah tersebut lalu dibawa ke Hotel Prima dan diinapkan selama tiga hari.

Kemudian, mereka dipindahkan ke hotel Pakons Prime sampai waktu pemulangan pada 29 September 2022. Akan tetapi, dari 64 jemaah, tersisa 16 yang tidak bisa pulang dan terlunta-lunta di Arab Saudi.

“Saya Abdus salah satu korban PT NS dan mewakili 16 jemaah lainnya atas keterlambatan pulang ke tanah air selama kurang lebih delapan hari di Mekkah, kami berkirim surat ke KJRI baru ada tanggapan sehingga kami dipulangkan," kata Abdus.

Abdus berharap pihak kepolisian bisa mengusut kasus penipuan ibadah umrah ini sampai ke akar-akarnya.

“Kami berharap kepada pihak kepolisian agar betul-betul travel-travel yang nakal khususnya PT Naila sehingga tidak ada lagi korban-korban berikutnya," katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
Megapolitan
12 jam lalu

Penyidik Polsek Cilandak Dapat Sanksi Disiplin usai Gunakan Kertas Bekas saat BAP

Megapolitan
14 jam lalu

Polisi Bantah Rekayasa Kasus di Polsek Cilandak, Berawal dari Kelalaian Pakai Kertas Bekas

Megapolitan
1 hari lalu

Daftar 9 Pelanggaran Lalin yang bakal Ditindak selama Operasi Keselamatan Jaya 2026

Nasional
2 hari lalu

Berkas Perkara Dikembalikan Jaksa, Kubu Roy Suryo: Berarti Belum Penuhi Syarat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal