CILEGON, iNews.id - Pemudik tujuan Lampung, Wahyudin, menceritakan pengalamannya berkendara dari Sumbawa, NTB hingga tiba di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. Dia mengaku berkendara selama dua hari melintasi Pulau Bali dan Jawa.
“Dua hari sampai sini,” kata Wahyudin saat diwawancarai di Pelabuhan Merak, Selasa (17/3/2026).
Perjalanan jauh tentunya juga dibarengi dengan banyak tantangan dari mulai rasa lelah serta bosan yang melanda, apalagi jika harus menghadapi kemacetan parah. Dia bahkan sempat terjebak dalam kemacetan horor di Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Awalnya, dia sengaja mudik lebih awal untuk menghindari penutupan jalan saat Hari Raya Nyepi di Bali. Namun, ternyata dirinya harus menghadapi kemacetan horor tersebut.
“Kita kan takut di Bali ada barengan sama Nyepi. Saya takut di Nyepi itu kan mesti ditutup (pelabuhan). Tapi ternyata tanggal 13 kita pulang itu kita 14 jam macet-macetan. Baru naik kapal dari jam empat sore sampai subuh jam lima baru naik kapal kita,” kata Wahyudin.
Dia menceritakan berbagai kendala dan kondisi sulit yang dihadapi saat terjebak di Pelabuhan Gilimanuk. Kondisi macet total yang diperkirakannya sepanjang 20 kilometer tersebut membuatnya sempat kesulitan mencari asupan makanan.