Namun, aktivitas manusia yang mungkin kurang memikirkan lingkungannya, menjadi pendorong utama perubahan iklim semakin cepat, dan munculnya contoh perubahan iklim. Contohnya, yaitu pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas.
Hal-hal seperti pembakaran lahan atau hutan, bahan bakar industri, transportasi dan bangunan, memicu sesuatu yang dinamakan pemanasan global. Hal ini mempengaruhi kondisi atmosfer bumi yang menyebabkan peningkatan suhu bumi secara keseluruhan.
Dalam laman resmi milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hasil nalisis dari 117 stasiun pengamatan BMKG, suhu udara rata-rata bulan April 2023 adalah sebesar 27.1 °C. Sedangkan untuk normalnya pada bulan April 1991-2020 yaitu sebesar 26.9 °C.
Hal tersebut menunjukkan anomali positif dengan nilai 0.3 °C, dan merupakan anomali tertinggi ke-7 sepanjang periode data pengamatan sejak 1981, dan menjadi salah satu contoh perubahan iklim di Indonesia.
Selain itu, beberapa fenomena alam seperti kekeringan hebat, kelangkaan air, kebakaran hebat, naiknya permukaan laut, banjir, pencairan es kutub, badai dahsyat, dan penurunan keanekaragaman hayati.