JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto kembali merombak jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kamis (15/10/2026). Ini merupakan reshuffle kabinet kedelapan sejak Prabowo menjabat Presiden pada Oktober 2024.
Pelantikan ini hanya berjarak 14 hari setelah reshuffle ketujuh yang sebelumnya dilakukan Prabowo pada Kamis, 1 Oktober lalu. Prabowo melantik sembilan pejabat negara di sejumlah posisi strategis, mulai dari jajaran TNI, kementerian, serta lembaga pemerintah non-kementerian.
Sembilan pejabat yang dilantik terdiri atas Wakil Panglima TNI, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), dua Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
Di lingkungan TNI, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya menjabat KSAD dilantik sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Sementara Jenderal TNI Tandyo Budi Revita yang sebelumnya menjabat Wakil Panglima TNI kini menjabat KSAD. Keduanya bertukar posisi dari jabatan sebelumnya.
Selain itu, Presiden Prabowo juga memperkuat jajaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) dengan melantik dua wakil menteri baru, yakni Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wamenhan Bidang Logistik Industri Pertahanan dan Teknologi, serta Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wamenhan Bidang Strategi Doktrin dan Pembangunan Kekuatan.