Dampak Likuifaksi, 5.000 Orang Dilaporkan Hilang di Balaroa dan Petobo

Felldy Aslya Utama
Suasana permukiman di Kelurahan Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/10/2018) yang terkubur tanah akibat likuifaksi saat gempa mengguncang. (Foto:Antara/Mohamad Hamza).

Kendati demikian, BNPB masih terus melakukan verifikasi mengenai jumlah korban yang hilang. Tidak menutup kemungkinan laporan itu keliru. "Karena bisa saja ada penduduk yang mengungsi ke daerah lain, namun dianggap hilang," ujarnya.

Tak hanya melakukan verifikasi data korban, Sutopo mengatakan timnya akan terus berupaya melakukan evakuasi di dua kawasan tersebut.

BNPB menargetkan upaya evakuasi dapat selesai pada 11 Oktober 2018. "Bila korban tak ditemukan maka akan dinyatakan hilang," ujarnya. Sementara itu mengenai korban meninggal, hingga saat ini mencapai 1.763 orang.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BNPB Pulihkan Jaringan Air Bersih di 7 Desa Magelang yang Terdampak Banjir Lahar Gunung Merapi

57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

57 tahun lalu

Miss World Berduka, Putra Miss Venezuela 1993 Meninggal Dunia akibat Gempa Bumi

57 tahun lalu

Keajaiban di Tengah Tragedi, Korban Gempa Venezuela Selamat Setelah 8 Hari Terkubur di Reruntuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal