Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Iqbal Dwi Purnama
Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi (kedua dari kiri). (Foto: Iqbal Dwi Purnama)

Sementara itu, nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana per 5 Februari 2026 mencapai Rp 722,21 triliun, tumbuh 2,98 persen secara mtd dan meningkat 6,94 persen secara ytd.

"Perkembangan yang baik di industri pengelolaan investasi ini menunjukan setidaknya investor reksa dana tetap aktif melakukan subscription, di tengah pergerakan pasar keuangan di dalam negeri," tuturnya.

OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan terus memantau perkembangan pasar dan siap mengambil langkah kebijakan yang diperlukan untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan investor.

Hasan juga mengimbau investor agar tetap bersikap tenang, rasional, dan tidak reaktif dalam mengambil keputusan investasi. 

"Kami meyakini pasar modal Indonesia dalam jangka menengah dan panjang masih prospektif, didukung oleh fundamental ekonomi domestik yang terjaga dan basis investor yang terus bertumbuh," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Keuangan
1 bulan lalu

IHSG Diramal Melemah di Awal Pekan, Ini Rekomendasi Saham Biar Tetap Cuan

Bisnis
1 bulan lalu

BEI Perketat Syarat Perusahaan IPO di Bursa, Cegah Kemunculan Saham Gorengan

Nasional
1 bulan lalu

Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Jual Beli Saham Ilegal, Aset Rp467 Miliar Disita

Nasional
1 bulan lalu

BEI Buka Suara soal Dugaan Manipulasi IPO Saham Multi Makmur Lemindo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal