Dansatgas Ungkap Kendala Penanganan Bencana Semeru: Dari Hoaks hingga Padatnya Relawan

Raka Dwi Novianto
Tim SAR dan instansi terkait menemui sejumlah kesulitan saat menangani dampak bencana Gunung Semeru. (Foto: MPI/Tritus Julan)

JAKARTA, iNews.id - Komandan Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru, Kolonel Inf Irwan Subekti mengungkap sejumlah kendala terkait proses penanganan. Pertama, kondisi dasar sungai yang dilewati awan panas Gunung Semeru pada pekan lalu, kini masih berasap sehingga menyulitkan proses pencarian korban hilang.

"Kondisi sungai yang saat ini pasirnya masih berasap artinya masih panas sampai dengan saat ini sehingga proses pencarian oleh tim SAR maupun oleh alat berat pun masih sangat terbatas. Walaupun ada indikasi informasi yang perlu kita dalami di titik-titik tertentu yang harus kita laksanakan pencarian," ujar Irwan dikutip Sabtu (11/12/2021).

Danrem 083/Baladhika Jaya ini juga mengungkapkan kendala lainnya yakni banyaknya relawan yang menuju ke lokasi bencana menjadi penghambat lalu lintas pencarian dan pengiriman bantuan oleh Tim SAR. 

"Banyaknya relawan ataupun masyarakat yang peduli, justru ini akan menghambat proses lalu lintas yang ada di daerah bencana ini. Kami mohon kepada masyarakat semuanya mohon kiranya memberikan bantuan saya kira cukup beberapa kendaraan saja tidak berbondong-bondong ke tempat bencana," ucapnya.

Kendala lainnya, kata Irwan, yakni adanya berita atau informasi bohong yang dibagikan kepada para pengungsi. Hal tersebut membuat resah masyarakat yang saat ini masih mengungsi.

"Satu lagi yang menghambat kita adalah adanya banyaknya hoaks. Misalnya hari ini adanya hoaks tentang adanya penjarahan dan sebagainya. Ini akan menggangu informasi di masyarakat dan buat resah," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
14 jam lalu

Masa Tanggap Darurat Bencana NTT Diperpanjang hingga 12 September 2026

16 jam lalu

Pemulihan UMKM Terdampak Bencana hingga 2028, Partai Perindo Dorong Blueprint Ketahanan Ekonomi Nasional

18 jam lalu

Kebakaran Hutan Meluas di Lereng Semeru, Savana Ranu Kumbolo Terancam Hangus

4 hari lalu

Heboh Nasaruddin Umar Dikabarkan Mundur dari Menag, Kemenag: Hoaks!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal