Dasco Bertemu OJK dan BEI, Bahas Perbaikan Tata Kelola Pasar Modal Indonesia

Felldy Aslya Utama
Tim iNews.id
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad menggelar pertemuan dengan komisioner OJK dan BEI membahas terkait kelanjutan perbaikan tata kelola pasar modal Indonesia. (Foto: iNews)

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, pihaknya telah menerima empat paket nama calon direksi BEI dengan total 28 orang. Pihaknya telah memilih tujuh orang untuk mengisi jajaran direksi bursa.

"Ini semua kita harapkan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk pengembangan bursa efek ke depan mengedepankan tata kelola dan melanjutkan reformasi integritas di pasar modal," ujar Friderica.

Sebelumnya, BEI telah merilis susunan daftar Calon Anggota Direksi perseroan untuk masa jabatan periode tahun 2026-2030. Langkah ini menindaklanjuti keputusan formal yang dikeluarkan oleh OJK melalui dokumen surat resmi yang diterbitkan tengah pekan ini.

Manajemen BEI menjelaskan bahwa draf susunan nama pengurus tersebut mengacu pada Surat OJK Nomor SR-10/D.04/2026 yang ditandatangani pada tanggal 17 Juni 2026. 

Berdasarkan jadwal korporasi, agenda pengesahan jajaran direksi baru ini akan menjadi menu utama dalam forum Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Sesuai dengan surat keputusan dari OJK, berikut adalah rincian tujuh nama beserta pos pemosisian jabatan direksi yang akan dibawa ke meja RUPST akhir Juni mendatang:

- Direktur Utama: Jeffrey Hendrik
- Direktur Penilaian Perusahaan: Saidu Solihin
- Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa: Irvan Susandy
- Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Yulianto Aji Sadono
- Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko: Abdul Munim
- Direktur Pengembangan: Iding Pardi
- Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum: Umi Kulsum.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polri Tetapkan Eks Direktur OJK Pendiri Dana Syariah Indonesia Tersangka Kasus Penipuan

57 tahun lalu

OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen

57 tahun lalu

OJK Beberkan 4 Penyebab IHSG Ambruk sejak Awal Tahun 

57 tahun lalu

OJK Catat 71 Perusahaan Antre IPO, Potensi Dana Terhimpun Capai Rp49,84 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal